Jumat, 24 Juni 2011

" READY STOCK "

Di jual cepat Stock terbatas

1. kabel 7/8 Leoni 320m & 290m  harga Rp 30.000,-

2. kabel 7/8 Hansen 290m harga Rp 26.000,-

3. Kabel 7/8 Comscop 240m x 10 potongan harga Rp 26.000,- 

4. Antena mini link 0,6 7Ghz merk RFS 1Hop harga Rp 1.700.000,-

5. Kabel jumper 2m, 3m,5m, DM-DM harga nego

6. Kabel feeder Andrew LDF7 potongan 60m x 7 harga Rp 90.000,-

7 DLL































Sabtu, 04 Juni 2011

CUCI GUDANG

kami memberikan penawaran harga black market ,dengan harga terendah di antara yang lain nya.
Di sini hampir semua item Matrial Instal kami jual dengan harga murah.
Sudah banyak vendor juga suplier matrial yang menjadi klien kami, mungkin anda yang berikut nya..........
Ini lah item-item Matrial yang coba kami tawar kan.....

1.kabel feeder semua ukuran
2.kabel jumper semua ukuran semua type conector
3.conector feeder dan jumper smua ukuran >>>(feeder)
4.rubberbud + frame smua ukuran
5.klem feeder & klem coaxial
6.antena sektoral tongyu & andrew  2band & 3band
7.kabel coaxial RG8 & RG6
8.DLL


















Sabtu, 09 April 2011

" OBYEK WISATA DI JOGJAKARTA "

Gunung Merapi di Sleman












   



A. Selayang Pandang

Gunung Merapi (2911 meter di atas permukaan laut) merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang masih aktif. Gunung ini terletak kira-kira 30 km di sebelah utara Kota Yogyakarta dan termasuk ke dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Gunung Merapi bertalian erat dengan mitos, kepercayaan, dan filosofi masyarakat Jawa, terutama masyarakat sekitar gunung tersebut. Hal ini digambarkan dengan garis imajiner yang menghubungkan antara Gunung Merapi dengan Laut Selatan (Samudera Indonesia) dengan Kota Yogyakarta sebagai titik pusat. Garis imajiner tersebut mempunyai dua aspek filosofis, yaitu jagat alit dan jagat ageng.

Jagat alit merupakan proses perjalanan kehidupan manusia sejak lahir hingga menghadap Yang Maha Kuasa. Tugu Yogyakarta merupakan titik di mana manusia dapat menyatu dengan Tuhan tatkala ia mampu menempuh kehidupan dengan benar dan “lurus”. Planologi Kota Yogyakarta menggambarkan makna dari filosofi tersebut melalui jalan yang membujur dari selatan ke utara. Namun, perjalanan kehidupan manusia tak lepas dari godaan kekuasaan dan kemewahan. Godaan kekuasaan digambarkan melalui kompleks Kepatihan, sedangkan godaan harta tergambar lewat pasar Beringharjo yang berada di sisi jalan antara Keraton dan Tugu Yogyakarta.

Jagat Ageng bermakna seorang pemimpin harus mengutamakan kepentingan masyarakat dan mementingkan hati nurani ketimbang nafsu kekuasaan. Pemimpin harus melandaskan kepemimpinannya dengan berdasarkan keyakinan kepada Tuhan. Artinya, tindakan memimpin mestilah berdasar pada apa yang diperbolehkan/diperintahkan dan dilarang oleh Tuhan. Oleh karena itu, makna dari garis imajiner tersebut adalah bahwa manusia dapat berada dekat dan menyatu dengan Tuhannya ketika ia sudah dapat memaknai hakikat hidup yang sebenarnya serta berperilaku sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Tuhan.


Kondisi Puncak Garuda tahun 2008
Sumber: Mujibur Rohman

Gunung Merapi juga diliputi mitos sebagai kerajaan makhluk halus. Masyarakat percaya bahwa Gunung Merapi dijaga oleh Kiai Sapujagad, patih Kesultanan Mataram Islam pada masa pemerintahan Panembahan Senopati, yaitu Sultan Mataram Islam yang pertama. Namun, makhluk halus yang menghuni Merapi bukanlah makhluk yang jahat asalkan manusia senantiasa biasa menjaga dan menghargai Merapi sebagai entitas kehidupan. Atas dasar mitos tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Merapi melakukan berbagai upacara, misalnya Upacara Labuhan yang diadakan setiap tahun oleh Keraton Yogyakarta, kegiatan sedekah gunung, selamatan, dan lain sebagainya.

Di luar makna filosofis yang menghubungkan keberadaan Gunung Merapi, Laut Selatan, dan Keraton Yogyakarta, Gunung Merapi merupakan fenomena alam yang memiliki keistimewaan tersendiri. Hingga saat ini, Gunung Merapi masih menjadi salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia. Sejak meletus pada tahun 1548, Gunung Merapi sudah meletus 68 kali. Aktivitas letusan kecil Merapi terjadi setiap 2-3 tahun dan letusan besar terjadi sekitar 10-15 tahun sekali – terakhir pada tahun 2006.

Letusan besar Gunung Merapi terjadi pada tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan pada tahun 1006 inilah yang diklaim sebagai penyebab perpindahan Kerajaan Mataram Hindu ke Jawa Timur. Sementara itu, letusan yang terjadi pada tahun 1930 menelan korban 1.369 jiwa. Aktivitas letusan yang sering terjadi mengakibatkan ketinggian dan bentuk puncak Merapi senantiasa berubah dari waktu ke waktu.


Pasar Bubrah, pos terakhir sebelum puncak
Sumber: Mujibur Rohman

Mendaki Merapi menjadi tantangan tersendiri bagi Anda yang suka melakukan petualangan. Jalan setapak untuk mendaki Merapi tidak seperti laiknya jalur pendakian. Kadang-kadang jalan ini lebih menyerupai parit dari puncak gunung. Begitu pula medan sepanjang pendakian: berbatu, terjal, dan mudah longsor. Mendekati Puncak Garuda, para pendaki harus ekstra hati-hati dan tepat dalam mengambil keputusan karena tak jarang bebatuan yang diinjak justru longsor – yang bisa berakibat fatal.

B. Keistimewaan

Gunung Merapi menawarkan berbagai obyek wisata yang menarik. Di lereng selatan ada obyek wisata Kinahrejo yang sekaligus menjadi jalur pendakian dari sisi selatan. Di sini Anda dapat menikmati pemandangan alam yang indah atau berkunjung ke Tuk Pitu (tujuh mata Air). Atau Anda juga dapat bertemu langsung dengan  juru kunci Gunung Merapi.

Anda juga dapat mengunjungi obyek wisata Kaliurang, Kalikuning, Kaliadem, atau Taman Nasional Gunung Merapi yang menjadi taman konservasi alam kawasan Gunung Merapi. Udara sejuk dan pemandangan yang indah di kawasan ini akan menyegarkan Anda setelah suntuk dengan rutinitas sehari-hari.



C. Lokasi

Secara administratif Gunung Merapi masuk di wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.



D. Akses

Ada beberapa jalur pendakian yang dapat ditempuh untuk mendaki Merapi dengan tingkat kesulitan dan jarak tempuh yang berbeda-beda. Jalur yang bisa ditempuh para pendaki antara lain:

Pertama, jalur sisi selatan Gunung Merapi, melalui Dusun Kinahrejo. Jalur ini dapat dikatakan sebagai gerbang untuk masuk di Gunung Merapi. Pos pendakian berada di rumah Mbah Marijan. Pendakian dari jalur ini dapat ditempuh rata-rata 6-7 jam menuju puncak. Para pendaki yang menempuh jalur ini akan langsung berhadapan dengan medan yang relatif berat dengan kemiringan 30-34 derajat. Para pendaki pemula sebaiknya menghindari jalur ini karena medannya berat.

Untuk sampai di Kinahrejo, Anda dapat menggunakan kendaraan umum jurusan Yogyakarta–Kaliurang. Kemudian, dari Kaliurang menuju Kinahrejo ditempuh dengan berjalan kaki.

Kedua, jalur Selo berada di sisi utara lereng Gunung Merapi. Jalur ini cocok pagi para pendaki pemula karena medan pendakian yang tidak terlalu berat. Jalur ini dimulai dari posko pendakian yang menjadi basecamp para pendaki. Posko pendakian berada di Dusun Plalangan, Desa Lencoh. Transportasi untuk mencapai dusun ini: dari Solo naik bus jurusan Semarang, turun di Boyolali. Dari Boyolali naik minibus menuju Selo, turun di pertigaan pasar Selo. Dari pertigaan pasar Selo menuju posko pendakian ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 1 km. Perlu diperhatikan, minibus jurusan Selo hanya ada sampai jam 17.00 WIB.



E. Harga Tiket

Untuk mendaki Gunung Merapi, Anda cukup menuliskan identitas diri di buku tamu dan membayar tiket sebesar Rp 3000,00 per orang di posko pendakian.
F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Di sekitar kawasan wisata Kaliurang, terdapat beberapa hotel yang tarifnya bervariasi. Ada juga beberapa restoran kecil yang menawarkan berbagai menu makanan. Selain itu, Anda dapat menggunakan posko pendakian, baik di Kinahrejo maupun di Plalangan, sebagai tempat beristirahat sebelum dan setelah melakukan pendakian. Bahkan, Anda boleh pula bermalam di sini. Di masing-masing posko, ada beberapa pemandu yang siap mengantar Anda mencapai puncak. Beberapa di antara mereka sekaligus berfungsi sebagai anggota SAR (Search and Rescue).

Biasanya, posko pendakian ini menyediakan makan dan minum dengan harga yang relatif murah. Para pemuda di sekitar posko itu biasanya menyediakan suvenir berupa stiker, kaos, gantungan kunci, dan pernak-pernik lainnya. Sebelum mulai mendaki, Anda harus membawa bekal air yang cukup karena Anda akan kesulitan mencari air di lereng Gunung Merapi.

Mujibur Rohman (wm/02/05-2010)

Sumber Foto Utama: Koleksi WisataMelayu.com

Sabtu, 26 Maret 2011

"BUKU SERI WIRO_ SABLENG "

Cerita Silat Wiro Sableng

 
 Hak Cipta dan Copy Right Milik alm. BASTIAN TITO, Wiro Sableng terdaftar pada Dep.Kehakiman Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Hak Cipta, Paten dan Merek di bawah Nomor : 004245.
Terima kasih untuk para pecinta Wiro Sableng yang telah bersusah payah membuat E-Book dan scanning cover, rasa salut juga rasa hormat untuk alm. Bastian Tito sehingga blog saya ini ada. Kami mohon maaf jika halaman ini masih banyak kekurangannya.

Berikut Judul buku dan cover bagi para pecinta Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 - Wiro Sableng yang dapat dibaca dimanapun anda berada (Klik gambar yang ingin anda baca):
Empat Berewok Dari Goa Sanggreng
Maut Bernyanyi Di Pajajaran
Dendam Orang Orang Sakti
Keris Tumbal Wilayuda
Neraka Lembah Tengkorak
Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga
Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin
Dewi Siluman Bukit Tunggul
Rahasia Lukisan Telanjang
Raja Rencong Dari Utara
Pembalasan Nyoman Dwipa
Kutukan Empu Bharata
Sepasang Iblis Betina
Mawar Merah Menuntut Balas
Hancurnya Istana Darah
Lima Iblis Dari Nanking
Pendekar Pedang Akhirat
Pendekar Dari Gunung Naga
Hidung Belang Berkipas Sakti
Neraka Puncak Lawu
Cincin Warisan Setan
Penculik Mayat Hutan Roban
Cinta Orang-Orang Gagah
Iblis Iblis Kota Hantu
Khianat Seorang Pendekar
Petaka Gundik Jelita
Bencana Di Kuto Gede
Dosa Dosa Tak Berampun
Pangeran Matahari Dari Puncak Merapi
Bajingan Dari Susukan
Panglima Buronan
Munculnya Sinto Gendeng
Telaga Emas Berdarah
Dewi Dalam Pasungan
Maut Bermata Satu
Iblis Berjanggut Biru
Kelelawar Hantu
Setan Dari Luar Jagad
Badai Di Parang Tritis
Dewi Lembah Bangkai
Topeng Buat Wiro Sableng
Manusia Halilintar
Serikat Setan Merah
Pembalasan Ratu Laut Utara
Memburu Si Penjagal Mayat
Srigala Iblis
Mayat Hidup Gunung Klabat
Raja Sesat Penyebar Racun
Guna Guna Tombak Api
Kutukan Dari Liang Kubur
Pembalasan Pendekar Bule
Misteri Dewi Bunga Mayat
Nyawa Yang Terhutang
Peti Mati Dari Jepara
Serikat Candu Iblis
Kamandaka Si Murid Murtad
Neraka Krakatau
Betina Penghisap Darah





Hari Hari Terkutuk
Singa Gurun Bromo
Halilintar Di Singosari
Pelangi Di Majapahit
Ki Ageng Tunggul Keparat
Purnama Berdarah
Guci Setan
Dendam Di Puncak Singgalang
Harimau Singgalang
Gerbang Istana Hantu
Kepala Iblis Nyi Gandasuri
Pendekar Gunung Fuji
Ninja Merah
Sepasang Manusia Bonsai
Dendam Manusia Paku
Dewi Ular
Wasiat Iblis
Wasiat Dewa
Wasiat Sang Ratu
Delapan Sabda Dewa
Muslihat Para Iblis
Muslihat Cinta Iblis
Geger Di Pangandaran
Lembah Akhirat
Pedang Naga Suci 212
Utusan Dari Akhirat
Rahasia Cinta Tua Gila
Wasiat Malaikat
Dendam Dalam Titisan
Bola Bola Iblis
Hantu Bara Kaliatus
Hantu Jatilandak
Rahasia Bayi Tergantung

Hantu Tangan Empat
Hantu Muka Dua
Rahasia Patung Menangis
Hantu Langit Terjungkir
Rahasia Mawar Beracun
Badai Fitnah Latanahsilam
Rahasia Perkawinan Wiro
Hantu Selaksa Angin
Muka Tanah Liat
Istana Kebahagiaan
Kembali Ke Tanah Jawa
Tiga Makam Setan
Roh Dalam Keraton
Gondoruwo Patah Hati
Senandung Kematian
Mayat Persembahan
Si Cantik Dalam Guci
Tahta Janda Berdarah
Melati Tujuh Racun
Kutukan Sang Badik

113 Lorong Kematian

Nyawa Kedua

Rumah Tanpa Dosa

Bendera Darah

Pernikahan Dengan Mayat

Misteri Pedang Naga Suci 212

Kematian Kedua

Kitab Seribu Pengobatan

Perjanjian Dengan Roh
Nyi Bodong
Lentera Iblis
Azab Sang Murid
Dadu Setan
Si Cantik Dari Tionggoan
Misteri Pedang Naga Merah
Sang Pembunuh
Petaka Patung Kamasutra
Misteri Bunga Noda
Insan Tanpa Wajah
Sang Pemikat
Topan Di Gurun Tengger
Nyawa Titipan
Bayi Satu Suro
Dendam Mahluk Alam Roh
Perjodohan Berdarah
Badai Laut Utara
Cinta Tiga Ratu
Janda Pulau Cingkuk
Bayi Titisan
Kupu-Kupu Giok Ngarai Sianok
Fitnah Berdarah Di Tanah Agam
Mayat Kiriman Di Rumah Gadang
Bulan Sabit Di Bukit Patah
Kupu-Kupu Mata Dewa
Malam Jahanam Di Mataram
Empat Mayat Aneh
Roh Jemputan
Dua Nyawa Kembar
Sepasang Arwah Bisu
Dewi Kaki Tunggal
Jaka Pesolek Penangkap Petir
Tabir Delapan Mayat

Delapan Sukma Merah
Sesajen Atap Langit

Selir Pamungkas

Delapan Pocong Menari
Bulan Biru Di Mataram
Dewi Dua Musim
Jabang Bayi Dalam Guci
TDS (Tiga Dalam Satu)




Teluk Akhirat
Teluk Akhirat
Teluk Akhirat
Nyawa Pinjaman
Teluk Akhirat
Mustika Mata Srigala
Lanjutan Wiro Sableng (Karya "MIKE")
Si Pengumpul Bangkai
Si Pengumpul Bangkai
Si Pengumpul Bangkai



KOMIK WIRO SABLENG
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 No.1
Pendekar Kapak Maut Maut Naga Geni 212 No.1
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 No.1
Iblis Siluman Biru
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 No.1
Bencana Bulan Duabelas

Tema Lagu Serial TV Wiro Sableng [Download MP3]




Hak Cipta dan Copy Right pada alm.BASTIAN TITO di bawah Lindungan Undang-undang Wiro Sableng terdaftar pada Dep.Kehakiman RI Direktorat Jenderal Hak Cipta, Paten dan Merek di bawah Nomor : 004245.